Jurnal Ilmiah: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham pada Ex-Dividend Day: Analisis Perspektif Akuntansi Syariah Muhammad Nor Salim norsalim@gmail.com Abstrak This study aims to analyze the factors influencing stock prices on ex-dividend day from an Islamic accounting perspective. The research method used is quantitative, with a case study approach on companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The results show that factors such as dividend yield, trading volume, and market reaction have a significant impact on stock prices on ex-dividend day. These findings provide important implications for investors and issuers in considering Shariah aspects in investment decision-making. Keywords: Stock prices, ex-dividend day, Islamic accounting, dividend yield, trading volume, market reaction, investment decisions, Shariah compliance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham pada ex-dividend day dengan perspektif akuntansi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti dividend yield, trading volume, dan reaksi pasar berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada ex-dividend day. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi investor dan emiten dalam mempertimbangkan aspek syariah dalam pengambilan keputusan investasi. Kata kunci: Harga saham, ex-dividend day, akuntansi syariah, dividend yield, volume perdagangan, reaksi pasar, keputusan investasi, kepatuhan syariah. Pendahuluan Pasar modal merupakan salah satu instrumen ekonomi yang penting dalam perekonomian suatu negara. Salah satu aktivitas yang sering terjadi di pasar modal adalah pembagian dividen oleh perusahaan kepada pemegang saham. Pembagian dividen ini dapat mempengaruhi harga saham perusahaan, terutama pada saat ex-dividend day (hari terakhir perdagangan saham dengan hak dividen). Pada hari tersebut, harga saham cenderung mengalami penurunan karena investor tidak lagi berhak menerima dividen. 1. Kajian Teori Teori sinyal (signaling theory) menjelaskan bahwa pengumuman dividen dapat dianggap sebagai sinyal bagi investor tentang prospek perusahaan di masa depan (Bhattacharya, 1979). Perusahaan yang mampu membayar dividen yang tinggi dianggap memiliki prospek yang baik, sehingga akan menarik minat investor untuk berinvestasi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan harga saham perusahaan. Selain itu, teori preferensi pajak (tax preference theory) juga menjelaskan bahwa investor cenderung lebih menyukai capital gain dibandingkan dividen karena capital gain dikenakan pajak yang lebih rendah (Litzenberger & Ramaswamy, 1979). Oleh karena itu, investor akan menjual sahamnya pada ex-dividend day untuk menghindari pembayaran pajak dividen yang lebih tinggi. 2. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham pada ex-dividend day dengan perspektif akuntansi syariah. Faktor-faktor yang akan diteliti meliputi dividend yield, trading volume, dan reaksi pasar. 3. Gap Masalah Sebagian besar penelitian terdahulu berfokus pada analisis harga saham pada ex-dividend day dari perspektif konvensional. Namun, belum banyak penelitian yang menganalisis fenomena ini dari sudut pandang akuntansi syariah. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha untuk mengisi gap tersebut dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam analisis harga saham pada ex-dividend day. 4. Kajian Terdahulu Beberapa penelitian terdahulu telah mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham pada ex-dividend day. Misalnya, Elton dan Gruber (1970) menemukan bahwa harga saham cenderung turun pada ex-dividend day karena investor lebih menyukai capital gain daripada dividen. Sementara itu, Aharony dan Swary (1980) menunjukkan bahwa pengumuman dividen memiliki kandungan informasi yang dapat mempengaruhi harga saham. 5. Novelty/Kebaruan Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menganalisis fenomena ex-dividend day dari perspektif akuntansi syariah. Analisis akan dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maysir, serta preferensi investor muslim terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 2. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis, yaitu menggambarkan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham pada ex-dividend day. 3. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu, seperti membagikan dividen secara konsisten selama periode penelitian. 4. Teknik Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data harga saham, volume perdagangan, dan dividen yang diperoleh dari database Bursa Efek Indonesia. 5. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh dividend yield, trading volume, dan reaksi pasar terhadap harga saham pada ex-dividend day. Hasil dan Pembahasan 1. Paparan Data Berdasarkan data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia, ditemukan bahwa harga saham pada ex-dividend day cenderung mengalami penurunan. Hal ini sejalan dengan teori preferensi pajak yang menyatakan bahwa investor lebih menyukai capital gain daripada dividen karena capital gain dikenakan pajak yang lebih rendah. 2. Pembahasan a. Pengaruh Dividend Yield terhadap Harga Saham Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa dividend yield berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada ex-dividend day. Semakin tinggi dividend yield, maka harga saham cenderung semakin tinggi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa investor yang berorientasi pada dividen akan lebih tertarik untuk membeli saham dengan dividend yield yang tinggi. b. Pengaruh Trading Volume terhadap Harga Saham Penelitian ini juga menemukan bahwa trading volume berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham pada ex-dividend day. Semakin tinggi trading volume, maka harga saham cenderung semakin rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh aktivitas jual beli saham oleh investor untuk menghindari pembayaran pajak dividen yang lebih tinggi. c. Pengaruh Reaksi Pasar terhadap Harga Saham Hasil analisis juga menunjukkan bahwa reaksi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada ex-dividend day. Semakin positif reaksi pasar, maka harga saham cenderung semakin tinggi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa pengumuman dividen dianggap sebagai sinyal positif bagi investor tentang prospek perusahaan di masa depan. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham pada ex-dividend day adalah dividend yield, trading volume, dan reaksi pasar. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi investor dan emiten dalam mempertimbangkan aspek syariah dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Referensi Aharony, J., & Swary, I. (1980). Quarterly dividend and earnings announcements and stockholders' returns: An empirical analysis. The Journal of Finance, 35(1), 1-12. Bhattacharya, S. (1979). Imperfect information, dividend policy, and "the bird in the hand" fallacy. The Bell Journal of Economics, 10(1), 259-270. Elton, E. J., & Gruber, M. J. (1970). Marginal stockholder tax rates and the clientele effect. The Review of Economics and Statistics, 52(1), 68-74. Litzenberger, R. H., & Ramaswamy, K. (1979). The effect of personal taxes and dividends on capital asset prices: Theory and empirical evidence. Journal of Financial Economics, 7(2), 163-195.